Category : Pengujian Mutu

Daftar Modul Pengujian Mutu

DAFTAR MODUL LABORATORIUM PENGUJIAN MUTU No. JUDUL MODUL PENULIS 2. Pengoperasian Peralatan Dasar Laboratorium Pengujian Ir. Sahirman, MP 3. Penetapan Program Pengambilan Sampel Contoh Produk Pangan Ir. Sahirman, MP 4. Teknik Sampling Air Limbah Industri Wawan Buntaran, STP 5. Melakukan Pengujian Fisiko Kimia Dasar Wawan Buntaran, STP 6. Analisis Volumetri Teni Rodiani, S.Si 7. Analisis

Read More →

Analisa Volumetri

I.  PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Secara garis besar jenis analisis dikelompokan menjadi : analisis secara fisik, kimia, fisikokimia, mikrobiologis, organoleptik. Analisis berasal dari bahasa latin yaitu analusys yang berarti melepaskan. Secara umum analisis dapat diartikan usaha pemisahan satu-kesatuan materi bahan menjadi komponen-komponen penyusunnya sehingga dapat diketahui lebih lanjut. Analisis juga dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu

Read More →

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)

DAFTAR SNI NO STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) A SNI PENGAMBILAN CONTOH 1 Petunjuk pengambilan contoh pengujian 2 Petunjuk pengambilan contoh padatan 3 Petunjuk pengambilan contoh cairan dan semi padat B SNI CARA PENGUJIAN 1 Cara uji makanan dan minuman 2 Cara uji cemaran logam dalam makanan 3 Cara uji minyak dan lemak 4 Cara uji

Read More →

Pengambilan sampel dalam pengujian produk pangan

I. PENDAHULUAN Organisasi pangan dan pertanian PBB (FAO) pada tahun 1984 menerbitkan suatu seri pedoman pengawasan mutu makanan (“Manual 14/5, Food inspection) yang digunakan sebagai pedoman pemeriksaan makanan. Pedoman tersebut memuat uraian tentang pengambilan sampel makanan dan teknik pemeriksaan pabrik yang sangat bermanfaat sebagai bahan pelajaran teknik pengambilan dan pemeriksaan contoh. Indonesia melalui Departemen Perindustrian

Read More →

Modul pengoperasian Peralatan Dasar lab. Pengujian

I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang Guna menjamin kualitas suatu produk olahan hasil pertanian perlu dilakukan  analisis atau pengujian mutu. Prosedur  analisis yang ideal sebaiknya memenuhi syarat-syarat penting yaitu: sahih (valid), tepat (accurate), cermat (precision), dapat diulang (reproducible), khusus (spesific), andal (reliable), mantap (stable),  cepat, hemat dan selamat. Secara garis besar  analisis mutu dikelompokan menjadi tujuh

Read More →

Subsribe

Name
Email *

Alexa Rank