Tag : tokoh-fisika

Fresnel – Fisikawan

Orangtua Augustin Fresnel adalah Jacques fresnel dan Augustine Merimee Jacques.
Fresnel adalah seorang arsitek yang proyek-proyeknya adalah membangun gedung-gedung besar untuk perkantoran. Pada tahun 1785, dia diperkerjakan oleh Victor-Francois de Broglie, seorang bangsawan dan marsekal Perancis di bawah pimpinan Louis XV dan Louis XVI, untuk mengerjakan renovasi besar di chateau nya. Dia bertemu dengan Augustine Merimee, putri dari penjaga rumah Broglie dan mereka menikah. Augustin lahir ketika Jacques Fresnel masih bekerja di proyek rumah Broglie. Setelah pekerjaannya selesai, mereka pindah ke Cherbourg, dan Jacques bekerja di pembangunan pelabuhan. Augustin dididik dalam pendidikan Jansenists. Augistine dan Jacques adalah pengikut Cornelius Otto Jansen (1585-1638)yang memimpin
(more…)

Descertes – 100 tokoh dunia

64 RENE DESCARTES 1596-1650

Di desa La Haye-lah tahun 1596 lahir jabang bayi Rene Descartes, filosof, ilmuwan, matematikus Perancis yang tersohor. Waktu mudanya dia sekolah Yesuit, College La Fleche. Begitu umur dua puluh dia dapat gelar ahli hukum dari Universitas Poitiers walau tidak pernah mempraktekkan ilmunya samasekali. Meskipun Descartes peroleh pendidikan baik, tetapi dia yakin betul tak ada ilmu apa pun yang bisa dipercaya tanpa matematik. Karena itu, bukannya dia meneruskan pendidikan formalnya, melainkan ambil keputusan kelana keliling Eropa dan melihat dunia dengan mata kepala sendiri. Berkat dasarnya berasal dari keluarga berada, mungkinlah dia mengembara kian kemari dengan leluasa dan longgar. Tak ada persoalan duit.

Dari tahun 1616 hingga 1628, Descartes betul-betul melompat ke sana kemari, dari satu negeri ke negeri lain. Dia masuk tiga dinas ketentaraan yang berbeda-beda (Belanda, Bavaria dan Honggaria), walaupun tampaknya dia tidak pernah ikut bertempur samasekali. Dikunjungi pula Italia, Polandia, Denmark dan negeri-negeri lainnya. Dalam tahun-tahun ini, dia menghimpun apa saja yang dianggapnya merupakan metode umum untuk menemukan kebenaran. Ketika umurnya tiga puluh dua tahun, Descartes memutuskan menggunakan metodenya dalam suatu percobaan membangun gambaran dunia yang sesungguhnya. Dia lantas menetap di Negeri Belanda dan tinggal di sana selama tidak kurang dari dua puluh satu tahun. (Dipilihnya Negeri Belanda karena negeri itu dianggapnya menyediakan kebebasan intelektual yang lebih besar ketimbang lain-lain negeri, dan karena dia ingin menjauhkan diri dari Paris yang kehidupan sosialnya tidak memberikan ketenangan cukup).
(more…)

Subsribe