Pakan Ayam Kampung

Dalam pemeliharaan ayam kampung secara intensif, ayam hidup dalam kandang sepanjang hari. Ayam tidak berkeliaran mencari makan sendiri. Kebutuhan hidup ayam tergantung sepenuhnya di tangan pemilik. Oleh karena itu, pemilik atau peternak harus menjamin hampir seluruh kebutuhan pakan. Dengan memberi pakan yang cukup diharapkan dapat meningkatkan penampilan produksi ayam kampung.

Pemberian pakan dan air minum bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi ayam agar tumbuh baik, sehat dan dapat berproduksi tinggi. Anak ayam yang kecil-kecil diharapkan akan tumbuh sehat jika diberi pakan dan air minum yang cukup bergizi. Selanjutnya ayam tersebut dapat berkembang menjadi ayam dewasa yang juga sehat. Telur yang banyak hanya akan dihasilkan oleh ayam betina dewasa yang tumbuh sehat dengan mendapat makanan yang cukup dan bergizi.

Nah, selanjutnya makanan seperti apakah yang diperlukan oleh tubuh ayam? Seperti mahluk hidup lainnya, pada dasarnya, makanan yang mutlak dibutuhkan oleh ayam adalah pakan yang terdiri dari bahan-bahan pakan mengandung zat-zat gizi. Untuk mempermudah pengenalan, zat gizi yang dibutuhkan dikelompokan menjadi karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.

1. Kandungan Gizi Pakan

Tentu kita telah mengetahui apa fungsi zat-zat gizi tersebut bagi mahluk hidup. Karbohidrat diperlukan sebagai penghasil energi, sehingga ayam dapat melakukan aktifitas hidup seperti bergerak, bernafas dan lain sebagainya. Sumber karbohidrat ini banyak terdapat dalam bahan makanan biji-bijian seperti jagung, beras, cantel, bulgur dan dedak.

 Lemak diperlukan juga sebagai sumber tenaga untuk pertumbuhan dan produksi, dalam jumlah yang tidak berlebihan. Lemak banyak terkandung dalam bahan makanan asal kacang tanah, bungkil kelapa, dedak halus, kedelai dan tepung ikan.

Protein diperlukan oleh untuk pertumbuhan alat-alat tubuh seperti urat-urat, daging, kulit, bulu dan lain-lain, serta untuk mengganti bagian alat-alat tubuh yang telah rusak. Oleh karena itu, protein sangat diperlukan dalam pertumbuhan. Sumber protein banyak terdapat pada bahan makanan hewani dan nabati, seperti tepung daging, cacing, tepung ikan dan lain-lain

Vitamin diperlukan untuk melancarkan berbagai proses yang terjadi dalam tubuh, serta untuk menambah daya tahan atau kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit. Walaupun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, vitamin harus selalu tersedia dalam pakan yang diberikan. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin diantaranya berupa hijauan, jagung kuning dan butir-butiran.

Mineral berguna sebagai zat pembangun tubuh. Contohnya, zat besi diperlukan dalam proses pembentukan darah, Kalsium dan phospor berperan dalam pembentukan tulang, dan lain-lain

Dari gambaran diatas, dapat disimpulkan bahwa pakan yang baik untuk ayam adalah pakan yang mengandung semua zat-zat gizi makanan, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

2. Pengadaan Pakan

Pakan untuk ayam kampung dapat diperoleh dengan cara:

• membeli pakan jadi buatan pabrik

• membuat pakan sendiri dari campuran beberapa bahan pakan

 Manakah yang lebih baik? Membeli pakan jadi atau membuat pakan sendiri? Ada beberapa hal yang perlu mendapat pertimbangan. Dari sisi ekonomi, pakan merupakan faktor yang mempunyai pengaruh besar. Dalam usaha secara intensif, sekitar 60  – 80 % biaya dikeluarkan untuk pengadaan pakan. Biaya ini termasuk sangat besar. Oleh karena itu, untuk menekan pengeluaran biaya pakan, peternak harus mengetahui pakan yang mempunyai kandungan gizi bagus, namun mempunyai harga yang terjangkau.

a. Membeli pakan jadi buatan pabrik

Jika memutuskan untuk membeli pakan jadi, belilah pakan buatan pabrik yang sudah terpercaya. Kualitas dan kandungan gizi pakan harus sesuai dengan harga yang sudah dibayarkan. Pakan jadi buatan pabrik berharga relatif mahal. Kelebihannya, peternak tidak perlu repot menyusun formula pakan, mencari bahan pakan dan mencampurnya menjadi pakan.

Ada tiga macam bentuk pakan ayam kampung produksi pakan ternak yang dijual bebas di toko pakan ternak (poultry shop), yaitu : bentuk tepung, bentuk butiran atau pelet dan bentuk butiran pecah atau “crumble”.

1) Pakan bentuk tepung

Bentuk tepung merupakan yang paling mudah dan paling cepat dicerna. Biasanya diberikan dalam keadaan kering dengan disediakan minum yang cukup. Sedangkan apabila diberikan dalam bentuk adonan (basah) harus segera habis dimakan karena jika lebih dari 2 jam akan timbul jamur (asam). Diberikan kepada ayam anak ayam sampai umur 2 bulan.

2) Pakan bentuk butiran atau pellet.

Bentuk ini merupakan perkembangan dari bentuk tepung komplit. Kelebihannya, pertama agar pakan tidak banyak yang tercecer, kedu amenghemat atau mencegah pemborosan. Karena pakan bentuk pellet merupakan campuran dari beberapa bahan pakan yang dipadatkan kemudian dicetak dengan alat pelleting.

 3) Pakan bentuk butiran pecah atau crumble

Merupakan perkembangan dari bentuk tepung komplit, kemudian diubah menjadi butiran pecah. Bentuk pakan pellet dan crumble banyak dibuat oleh industri/pabrik pakan ternak.

b. Membuat pakan sendiri

Membuat pakan sendiri memang dapat menekan biaya pengeluaran. Pakan dapat disusun dari bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar kita. Bahan pakan dapat dipilih yang berharga murah. Limbah pertanian dan industri umumnya dengan sedikit pengolahan masih bergizi dan dapat digunakan sebagai bahan pakan untuk ternak, termasuk ayam kampung. Namun, untuk dapat membuat pakan sendiri membutuhkan keterampilan dan pengetahuan  penyusunan ransum.

3.  Bahan Pakan

Pakan ayam kampung bisa dibuat sendiri bila memungkinkan. Sebaiknya bahan pakan yang akan dijadikan pakan memenuhi syarat-syarat:

• mudah didapat (banyak terdapat di sekitar kita dan terjamin pasokannya)

• murah harganya.

• Nilai gizinya memadai

Menurut asalnya, bahan pakan ayam dapat dibedakan sebagai berikut:

a. Bahan pakan yang berasal dari nabati (tumbuh-tumbuhan).

Yang termasuk bahan pakan ini adalah: butir-butiran, contoh jagung dan kedelai. Bungkil-bungkilan, contoh : bungkil kelapa, bungkil kacang kedelai dan bungkil kacang-kacangan. Limbah pertanian, contoh : bekatul dan dedak. Sayur-sayuran, seperti kangkung, bayam, daun pepaya dan tauge

b. Bahan pakan yang berasal dari hewani (hewan).

Yang termasuk bahan pakan hewani adalah : tepung ikan, tepung darah, minyak atau lemak. Bahan pakan asal hewan ini umumnya merupakan limbah industri, sehingga sifatnya memanfaatkan limbah. Bahan pakan hewani yang biasa digunakan adalah tepung ikan, tepung tulang, tepung udang dan tepung kerang. Beberapa bahan pakan hewan yang lain adalah cacing, serangga, ulat dll. Bahan-bahan pakan ini ditemukan ayam yang dipelihara secara intensif, cacing, serangga dan lain-lain tidak diberikan. Tetapi bekicot yang banyak didapat di musim hujan, sudah mulai diternakkan, merupakan bahan pakan alternatif yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan protein pada ransum ayam.

c.  Bahan Pakan Pelengkap/Suplemen.

Bahan pakan pelengkap ini merupakan bahan buatan pabrik dan diproduksi untuk melengkapi zat-zat gizi yang biasanya kurang banyak atau kurang lengkap dikandung oleh bahan pakan alami:

a. Vitamin, merupakan zat gizi yang berfungsi untuk pembentukan tulang, pertumbuhan serta memberikan daya tahan tubuh terhadap penyakit atau infeksi.

b. Mineral, merupakan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang tidak banyak tetapi sangat penting untuk pembentukan alat-alat tubuh antara lain untuk pembentukan tulang (Ca dan P). darah (zat besi/Fe) dan kerabang telur (Ca dan P).

c. Lysine dan Methionine. Seperti diketahui dalam formula ransum ayam kampung, 90% disusun dari bahan pakan nabati yang umumnya tidak mengandung Asam Amino yang imbang. Biasanya bahan pakan nabati ini miskin akan Lysine dan Methionine. Biasanva kekurangan Asam Amino ini dapat diatasi dengan penggunaan tepung ikan pada formula ransum. Tetapi karena harganya mahal penggunaan tepung ikan ini terbatas. sehingga untuk mengatasi kekurangan Asam Amino ini digunakan Lysine dan Methionine buatan pabrik. Lysine dan Methionine merupakan Asam Amino esensial yang dibutuhkan oleh ternak. Dewasa ini kedua Asam Amino sudah diproduksi dan dikemas sebagai produk siap pakai oleh pabrik.

d. Probiotik, adalah koloni kecil bibit mikroba yang berasal dari lambung sapi, yang dikemas dalam campuran tanah, akar rumput dan daun-daunan atau ranting yang dibusukkan. Mikroba-mikroba tersebut berfungsi sebagai penghuni protein, serat kasar dan nitrogen fiksasi non simbiotik. Dengan menambahkan probiotik tersebut dalam ransum ayam, maka ransum yang digunakan menjadi lebih efisien dan kadar amonia lebih rendah sehingga bau menyengat yang biasanya kita cium disekitar kandang menjadi berkurang karena sifatnya sebagai pengurai. Penggunaan probiotik ini juga lebih luas, tidak saja sebagai suplemen pada ransum ayam kampung tetapi juga digunakan untuk menjinakkan berbagai limbah (yang berbentuk organik) seperti bau spesifik dari septitank, limbah rumah potong dan limbah industri. Seiring dengan perkembangan teknologi, probiotik ini sudah diproduksi secara massal (pabrik) dengan dikemas dalam bentuk siap pakai sehingga menjadi lebih mudah dalam penggunaannya. Aturan penggunaan biasanya sudah disertakan pula dalam kemasannya. Produk ini sudah diperdagangkan dan peternak dapat memperolehnya di Poultry Shop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Subsribe

Name
Email *

Alexa Rank