Mengapa Telur Berbentuk Lonjong?

Telur adalah bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan fisik saat pengangkutan. Pengangkutan telur dari peternak menuju pembeli rentan mengalami retak bahkan pecah. Untuk menghindarinya, telur dikemas dalam kotak kayu yang didalamnya diberi sekam padi. Pengemasan telur membutuhkan ruang kotak yang cukup besar karena selain mudah pecah, telur mempunyai bentuk yang lonjong.

Mengapa telur berbentuk lonjong?

Telur (unggas) dibentuk dalam saluran reproduksi unggas betina dewasa. Saluran reproduksi unggas ini dibedakan menjadi beberapa bagian sesuai dengan perananannya. Bagian saluran reproduksi yang berperan dalam menentukan besar dan bentuk telur dikenal sebagai isthmus.

Dalam isthmus, kuning telur yang diselimuti putih telur bergerak dengan cara berputar mengelinding. Dinding isthmus mensekresikan bahan pembentuk membran pembentuk membran atau selaput telur. Besar dan bentuk telur dipengaruhi oleh besar dan bentuk isthmus. Isthmus dengan ruangan langsing menghasilkan telur berbentuk lonjong. Isthmus dengan ruang besar akan menghasilkan telur yang lonjong agak membulat.

Selanjutnya, telur dari ruangan isthmus akan masuk ke uterus. Di bagian inilah terjadinya pembentukan kulit atau kerabang pada telur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Subsribe

Name
Email *

Alexa Rank