Kebutuhan Sarana Produksi Ayam Pedaging

Salah satu aspek yang perlu direncanakan sebelum memulai usaha ayam pedaging adalah sarana produksi. Ketersediaan dan kelengkapan sarana produksi memerlukan perencanaan matang, baik berupa jenis maupun penghitungan jumlah yang diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan ternak. Berdasarkan pengalaman di lapangan, sarana produksi yang diperlukan dalam usaha ayam pedaging adalah:


Lokasi dan Lahan

Sebelum memulai usaha, perlu direncanakan dengan matang tentang pemilihan lokasi dan lahan yang sesuai dengan kondisi kebutuhan ternak namun tidak mengganggu lingkungan masyarakat. Seperti lahan usaha peternakan lainnya, lokasi dan lahan usaha peternakan ayam pedaging sudah seharusnya memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak bertentangan dengan Rencana Tata Ruang (RUTR) dan Rencana Detail Tata Ruang Daerah (RDTRD) wilayah yang bersangkutan,
  2. Letak dan ketinggian lokasi terhadap wilayah sekitarnya harus memperhatikan lingkungan dan tofografi, sehingga kotoran dan limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan.
  3. Status lahan usaha peternakan ayam harus jelas, sesuai dengan peruntukannya menurut  peraturan perundangan yang berlaku

Penyediaan Air dan Alat Penerang

Usaha ayam pedaging secara mutlak memerlukan air dan alat penerang. Air yang digunakan harus memenuhi baku mutu air yang sehat yang dapat diminum oleh manusia dan ternak serta tersedia sepanjang tahun. Selain itu, tiap usaha peternakan ayam pedaging hendaknya menyediakan alat penerangan yang cukup setiap saat sesuai kebutuhan dan peruntukkannya.

Bangunan

Jenis Bangunan

  • kandang anak ayam, kandang ayam dara, kandang pembibitan dan ruang penetasan;
  • kandang isolasi ayam sakit;
  • gudang penyimpanan bahan baku, ransum makanan ayam, gudang peralatan, ruang penyimpanan telur dan tempat penyimpanan obat;
  • bak dan saluran pembuangan limbah;
  • bangunan kantor untuk urusan administrasi.

Konstruksi Bangunan

  • dapat memenuhi daya tampung untuk menjamin masuknya udara segar dengan leluasa kedalam kandang dan keluarnya udara kotor/berdebu secara bebas dari kandang serta dapat dicapai suhu optimal 26,5 derajat C dengan kelembaban maksimum 90%;
  • memiliki saluran pembuangan limbah;
  • terbuat dari bahan yang ekonomis kuat namun dapat menjamin kemudahan pemeliharaan, pembersihan dan desinfeksi kandang. Konstruksi bangunan gudang penyimpanan pakan harus dibuat agar pakan tetap sehat, tidak rusak, dan hygienis;
  • bahan dan kontruksi kandang menjamin ternak terhindar dari kecelakaan dan kerusakan fisik.

Tata Letak Bangunan

Penataan letak bangunan kandang dan bukan kandang didalam lokasi usaha

peternakan ayam hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  • ruang kantor dan tempat tinggal karyawan/ pengelola usaha peternakan harus terpisah dari perkandangan dan dibatasi dengan pagar;
  • jarak antara tiap-tiap kandang minimal 1 kali lebar kandang dihitung dari tepi atap kandang;
  • jarak terdekat antara kandang dengan bangunan bukan kandang minimal 25 m;
  • ruang penetasan, kandang untuk anak ayam, ayam dara dan kandang induk
  • untuk bertelur harus terpisah/disekat satu sama lainnya;
  • bangunan-bangunan kandang, kandang isolasi dan bangunan bukan kandang harus ditata supaya aliran air, udara dan penghantar lain tidak menimbulkan pencemaran penyakit.

Alat dan Mesin Peternakan

Usaha peternakan ayam pedaging hendaknya memiliki sejumlah peralatan pemeliharaan sesuai dengan kapasitas/jumlah ayam yang dipelihara. Terdapat banyak bahan alat dan mesin peternakan yang dapat dipilih. Pertimbangannya, alat dan mesin tersebut mudah digunakan dan dibersihkan serta tidak mudah berkarat. Alat yang diperlukan antara lain:

a) Induk Buatan (brooder)

b) Tempat pakan (feeder) untuk berbagai jenis umur

c) Tempat Minum (waterer) untuk berbagai jenis umur

d) Alat penghapus hama

e) Alat penerangan dan budidaya lainnya

f) Alat pembersih kandang seperti ember, sekop, sapu, sabit, garpu dan sprayer

g) Peralatan kesehatan hewan

h) Timbangan

i) Alat pencampur bahan baku pakan

Tenaga kerja

Setiap jenis usaha pasti akan melibatkan tenaga kerja, baik itu sebagai tenaga ahli, tenaga administrasi, tenaga pengawas dan tenaga kandang. Sebaiknya di dalam menempatkan tenaga kerja ini disesuaikan dengan jenis pekerjaannya. Ada beberapa  syarat yang harus dipenuhi  dalam menyediakan tenaga kerja khususnya dalam usaha ayam kampung pedaging antara lain   jujur, ulet, tekun, terampil, tabah,  tidak mudah menyerah.

Agar diperoleh tenaga kerja atau sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan, maka dalam penerimaan atau rekruitmen perlu dilakukan seleksi.  Sebelum kegiatan seleksi dimulai, perlu diiventarisasi beberapa jumlah tenaga kerja yang diperlukan dan apa jenis pekerjaannyal. Beberapa jenis pekerjaan  dalam usaha ayam pedaging misalnya  tenaga kandang atau anak kandang, superviser, tenaga ahli/konsultan dll

Sarana Transportasi

Sarana transportasi ini berfungsi sebagai alat angkutan bibit, pakan, ayam panen dan kegiatan administrasi lainnya.

Bahan

bahan berupa bibit, pakan, obat-obatan, vaksin dan vitamin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Subsribe

Name
Email *

Alexa Rank