Ayam Pelung

Ayam Pelung

Ayam pelung adalah ayam lokal unggul dari daerah Cianjur, Jawa Barat, ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2918/Kpts/OT.140/6/2011 tanggal 17 Juni 2011. Bagi masyarakat Cianjur, pemeliharaan dan pemuliaan ayam ini ditujukan untuk mendapatkan ayam jantan yang suara kokoknya mengalun panjang dan merdu. Oleh karenanya, sebagai ternak kesayangan, ayam ini  mempunyai harga relatif mahal dibanding ayam kampung biasa yang dipelihara untuk diambil daging dan telurnya.

Selain itu, dilihat dari penampilan fisiknya, ayam ini memiliki ciri khas berupa ukuran (postur) tubuh yang relatif besar dibanding ayam kampung biasa.  Kakinya panjang, kuat, dan pahanya berdaging tebal. Ayam pelung jantan memiliki Jengger berbentuk wilah yang besar, tegak, bergerigi nyata dan berwarna merah cerah. Ayam pelung betina mempunyai jengger, tetapi jengger terseebut tidak berkembang dengan baik. Ayam pelung jantan dewasa mempunyai bobot badan berkisar antara 3,5 Kg – 5,5 Kg, sedangkan yang betina 2,5 Kg – 3,5 Kg.
Dari ciri khas postur tubuh yang besar dan pertumbuhan yang cepat, ayam pelung sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai ternak penghasil pangan yaitu sebagai ayam lokal penghasil daging. Sedangkan dari kemampuan ayam betinanya untuk memproduksi telur tidak terlalu banyak, sehingga tidak cocok dikembangkan sebagai penghasil telur.
Berikut diuraikan persyaratan teknis minimal bibit ayam pelung berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49/Permentan/Ot.140/10/2006 Tentang Pedoman Pembibitan Ayam Lokal Yang Baik (Good Native Chicken Breeding Practice):
• Ayam bibit harus sehat, tidak cacat, bentuk dan warna seragam, bulu baik dan berasal dari ayam Induk yang sehat.

Bentuk Fisik :

Warna Bulu : Beraneka warna, hitam kuning.
Warna Kaki : Kuning atau abu-abu atau putih.
Profil Tubuh : Pada ayam jantan : bulat memanjang.
Pada ayam betina : bulat lonjong.
Bentuk Kaki : Panjang dan tegap.
Jengger : Pada ayam jantan : berwarna merah, berukuran besar,
tegak, tunggal bergerigi.
Pada ayam betina : berwarna merah, berukuran sedang,
tegak atau terkulai tunggal bergerigi.
Pial : Pada ayam jantan : berwarna merah, berukuran sedang.
Pada ayam betina : berwarna merah, berukuran kecil.
Muka : Merah segar.
Tanda Khusus : Pada ayam jantan : suara nyaring, panjang berirama.
Pada ayam betina : suara biasa.

Data produksi untuk pemeliharaan secara intensif

Bobot badan dewasa
Jantan : 4 kg.
Betina : 2,9 kg.
Umur pada telur pertama : 165 hari.
Bobot telur : 43 gram.
Bobot DOC : 29,6 gram.
Kapasitas produksi telur : 144 butir/tahun (31,7 %)

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Subsribe

Name
Email *

Alexa Rank